Bertabur promo dan diskon

Kebutuhan di bulan Ramadhan dapat dikatakan lebih banyak dari hari-hari biasanya. Terbukti dari lonjakan permintaan yang semakin meningkat. Mulai dari kebutuhan pokok, seperti sembako. Terutama bagi umat muslim, meskipun menjalankan ibadah puasa, tapi nyatanya lebih konsumtif daripada sebelumnya.

Hal lain berkenaan dengan pakaian baru yang juga identik dengan lebaran. Semakin melengkapi kebahagian lebaran dengan mengenakan pakaian serba baru. Apalagi di kalangan anak-anak, keceriaan mereka semakin terlihat manakala mengenakan baju, celana, dan sendal baru. Mungkin bagi sebagian besar orang, semua itu sudah menjadi kebutuhan ‘pokok’ yang harus dimiliki. Iyah, tidak semua beranggapan sama.

Berdasarkan fenomena itu, maka harga pasar menjadi bergejolak dan semakin tidak terkontrol. Peningkatan permintaan akan mempengaruhi harga. Dari sisi penjual ini akan menjadi momen yang bagus, di mana bertambahnya jumlah permintaan akan menambah keuntungan bagi mereka. Namum berdampak pada persaingan antar penjual yang menjadi semakin ketat.

Menghadapi kondisi ini, maka para penjual menerapkan beberapa cara untuk menarik minat pembeli. Diantaranya mengadakan promo, ataupun memberikan potongan harga (diskon) dengan besaran tertentu. Dalam kasus ini berupa diskon untuk pakaian. Dan, besarnya diskon tentunya tidak sama untuk setiap jenis pakaiannya. Paling dominan dapat dibedakan berdasarkan merk dari pakaian itu sendiri. 

Saya mengambil sampel dari beberapa Mall besar di Malang, antara lain: Matahari, Royal, dan Ramayana.

 Matahari

Royal

Ramayana

Beberapa promo yang dijumpai seperti: Beli 1 Gratis 1, Beli 2 Gratis 1, Belanja Rp. 300 ribu dapat  Rp. 100 ribu (berupa struk diskon dan berlaku untuk produk bertanda khusus). Sedangkan untuk diskon, mulai dari 20%, 30%, 40%, 70%, 50%+20%, 50%+40%, maupun dengan membeli satu dapat diskon 20%, dan membeli 2 dapat diskon 50%.

Jika semua itu dapat diperoleh dengan melakukan pembelian secara langsung. Berbeda lagi bagi pembeli yang suka berbelanja online. Tertuma bagi yang ingin efisiensi waktu dan tanpa perlu repot ke luar rumah untuk membelinya. Karena cukup mudah, pilih barang, klik order dan tinggal tunggu barang sampai di rumah.


Khusus yang suka berbelanja online, tidak perlu khawatir ketinggalan diskon khusus Ramadhan. Seperti misalnya di toko online Zalora, sudah tidak asing lagi, bukan?. Di sana bahkan memberikan penawaran spesial diskon up to 60%. Ragam pilihannya juga banyak dan kualitasnya pun terjamin, tinggal menyesuaikan selera pembeli. Bagi yang berminat, silahkan kunjungi langsung webnya di http://www.zalora.co.id.

Itulah beberapa fenomena promo dan diskon di bulan Ramadhan. Dengan adanya promo dan diskon ini, maka sudah pasti dapat mempengaruhi keinginan pembeli untuk berbelanja dan bahkan dalam jumlah besar sekaligus. Memang, cara ini sangat efektif untuk menarik minat pembeli.

Tak berbeda jauh di tempat-tempat lain juga seperti itu. Mudah dijumpai promo dan diskon yang berlangsung selama bulan Ramadhan. Di lain itu juga berlaku di hari-hari besar lainnya, seperti Natal, Tahun Baru, Imlek dan lain sebagainya. Konsepnya pun bervariatif, entah disebut obral besar-besaran, cuci gudang maupun seperti bahasan di atas.

***
Bahan tulisan di atas, saya peroleh setelah kemarin sore mengunjungi ketiga tempat perbelanjaan tersebut. Ramai sekali pengunjungnya dan banyak dipadati pembeli dari berbagai kalanangan. Baik laki-laki, maupun perempuan. Mulai anak muda, remaja, mahasiswa, ibu-ibu dan beserta keluarganya. Jika diperhatikan, mereka begitu antusias sekali dalam mencari pakaian yang diinginkan.

Semua foto hasil dokumentasi saya pribadi. Oh iyah, mohon maaf bagi pihak terkait, karena saya sudah lancang mengambil gambar di sana. Tapi tidak bermaksud buruk, saya jamin tidak. Ngomong-ngomong saya sempat kena tegor tiga kali, pas kedapatan jepret, hhehe. Jadi sebagian besar diambil tanpa kesadaran pihak yang berkepentingan di dalamnya. Iyah, kecuali pembeli yak :D.

Selain kena tegor, saya mengalami sedikit insiden kecil di Matahari, bagian belakang. Ketika saya melintasi area sendal perempuan, tanpa disengaja merobohkan tumpukan kardus berisi sendal-sendal. Nggak tanggung-tanggung, dua tumpukan sekaligus ambruk, hhoho. Sebenarnya sudah firasat ngena, selain sempit juga semakin sesak akibat ransel yang saya gendong. Tapi tetap lewat sana, karena dua teman saya (Jefri dan Nisa) bisa melewatinya dengan mulus.

 
*) Ini dia TKPnya, dua tumpuk ambruk :D

Sempat salting juga saat itu, hhaha. Mbak-mbaknya bilang “Nggak apa-apa, Mas”. Saya tetap bantu merapikan, meski mereka berulang kali bilang “Biar, Mas, ditinggal saja.”. Lah, benar-benar nggak enak diri saya. Sudah nggak bawak barang belanjaan (iyah, nggak beli, haha), eh malah bikin repot saja. *getok sendal ke diri sendiri

Sementara dua teman saya itu ngapain coba?, mereka hanya berdiri saja sambil milih-milih sendal, seakan tidak terjadi apa-apa. Tingkah si Jefri malah bergeming “Nggak kenal, bukan temanku, nggak kenal”, terus sampai beres semua, hhaha. Saya jadi gak tahan ketawa melihat ekspresi buang muka dia, yang sambil cengecengas itu. Iyah, saya berusaha enjoy saja, padahal malu, hihi. Maaf yah, Mbak-mbak, maaf. Saya nggak sengaja, suer :D.

Perhatian: dihimbau tidak menilai dari sudut pandang yang berbeda, mengenai promo dan diskon. Postingan di atas hanya bermaksud membahas potret dari fenomena adanya promo dan diskon, yang kerap kali ditemui selama bulan Ramadhan. Selain itu, tidak bertujuan memberikan perbandingan atau ingin mempengaruhi pembeli secara khusus. Tidak. Semua kembali kepada minat dan selera masing-masing.  

Bagaimana di tempat perbelanjaan dekat rumah kalian, banyak diskon juga, kan?


Richo A. Nogroho 
Malang, 23 Juli  2014
Hai, sudah baca yang ini?

73 Komentar. Tambahkan juga komentarmu »

  1. wah,,bener2 bertabur diskon ya,,,kalau aku masih mikir aja dulu,,,nggak ada uang,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, Mbak, hampir di setiap sudut bertulisankan diskon, ataupun promo tertentu. THRan, Mbak :D

      Hapus
    2. Saya juga masih mikir dulu kapan pulang ke tanah air sebelum nantinya belanja ke tempat yang penuh diskon seperti itu.

      Hapus
    3. Kalau boleh saran, beli di sana saja, Mas, buat oleh-oleh, nanti bagi ke saya juga. hhaha modus :D :D

      Hapus
    4. Di sini mahal-mahal. Mungkin imbas dari melemahnya rupiah, he-he.

      Hapus
    5. Wua, begitu yah, Mas. harus pintar ngatur keuangan yah, Mas :)

      Hapus
  2. wah... laporan penelitian ya.. benar-benar rinci. hebat.! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengamati yang sekarang banyak diburu, Mas, hehhe.

      Hapus
  3. Sudah menjadi tradisi nih mas. Bertabur discount saat menjelang lebaran. Ini merupakan trik jitu para pedagang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali, Mas Nady. momen yang saling ditunggu, baik dari penjual, maupun pembeli.

      Hapus
  4. dikasihlah diskon yang besar, padahal sebelumnya harganya dinaikin dulu sebelum diskon ditempel :p

    politik dagang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak mau kalah sama pilpres kemarin, politik :D

      Hapus
  5. Bisa pusing kalau aku berada di sana ya, banyak orang hihihi, tapi bisa dimaklumi sih kalau diskonnya gede begitu ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga, Mbak, hihi. desak-desakan, itu masih area yang nggak begitu ramai, Mbak. soalnya jepretnya nyuri-nyuri, kalau di keramaiannya, sungkan juga saya :D. tergiru diskon :D

      Hapus
  6. Aku udah belanja duluan, manfaatin diskonan. Daripada belanja entar2 mendekati lebaran rame banget pasti, bisa pecah itu department store-nya. Tapi ya gitu gara2 diskonan duitnya langsung abis begitu aja hehe. Gak kerasa.

    Salam dari Galassia del Sogno

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waha, biar gak ketinggalan yah, Mas. biasanya duluan jadi dapat yang 'lebih' bagus, yang lain sisanya, selama stok tidak diperbaharui, hihi. iyah, apalagi di Ramayana, ciri khas salesnya yang unik, ngomong ngitungin waktu, ada yang kepok-kepok, ada yang njingjing tulisan diskon :D. seru lihatnya. nah, itu dia yang bikin bablas :D

      Salam juga, Mas :)

      Hapus
    2. Iya nih hehe. Emang seru sih kalo belanja di Ramayana cs -Robinson, Ramayana, Cahaya- tapi entah kenapa aku lebih prefer di Matahari. Secara tempatnya lebih nyaman, kondusif, dan promonya lbh masuk diakal. Abis gitu barang2nya lebih bagusan lagi. Kalo di Ramayana kadang malah bikin ilfeel kalo liat mbak2 salesnya yang alay. Udh yang belanja kaya orang kesurupan, eh yang jualan apa lagi. Berasa hebring bgt. Hehe, sorry jd curhat terselubung nih ceritanya hehe.

      Hapus
    3. Hhaha, bisa saja Mas Fathur mah :D. oh gitu yah, tiap pengunjung punya pandangan tersendiri yah. apalagi kalau sudah pengunjung setia, pasti sering di salah satunya, hhehe. hhaha, itu yang bikin heboh, Mas. narik perhatian pengunjung, seru saja ngelihatnya, huihihihi. nggak apa-apa curhat, nggak pakai bayar kok, tapi gak ada diskon. LOH, hhaha.

      Hapus
  7. wadooohh banyak sekali diskonnya!

    ke matahari ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyaak, Mas. haha. burusan sebelum kehabisan. haha. ngomporin :D

      Hapus
  8. Halo, mas. Iya, saya jarang sekali bw, ini selagi liburan lama, jadi banyak waktu buat ngeblog :D

    Sampean niat banget foto2 mal gitu :3. Salut, deh. Pernah beli di zalora juga, barang2nya lumayan terjangkau. Saya sempat ngakak membaca cerita sampean yang menjatuhkan kotak sepatu. Itu kok sempet2nya TKP di foto juga :3 lol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Mbak Fibi. iyah nih, jarang kelihatan. waha, kembali lagi nih, tadi bahas Amigos yak. hhehe. benar-benar nostalgia :D

      Hihi, seru merhatikan antusias mereka, mbak. sama, saya juga dan dapat katalog gitu yah, waktu itu dapat katalog untuk baju muslim. hhaha, itu saya ngerasa nggak enak, mbak, hihi. lah, itu posisinya kami bertiga, belum jauh dari sana, dekat, masih jarak satu meteran. soalnya dua temanku lagi milah-milih sendal. jadinay tak sempatin jepret :D

      Hapus
    2. Semangat berbagi sampean top deh :D.
      Tapi kalau saya jadi pengunjung di tempat yang sama kayak sampean, pasti mikir, "ini orang mulai tadi ngapain, sih, foto2 mulu" :P

      Hapus
    3. Hehe, mbak Fibi mah sampai gitu :D
      Huahaha, saya rada sungkan sakjane, Mbak. soalnya ya itu, kadang pas jepret, ada yang ngelihatin, tapi tak tahan saja, huihihi.

      Hapus
  9. wahh mantapp seandainya saya tinggal di malang ikut blnjaa jg..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di tempat Mas tinggal pasti juga ada, tinggal milih. hhehe :D

      Hapus
  10. haha...kalau aku jadi temannya richo mungkin akan melakukan hal yg sama, pura2 gak kenal, haha...*BEcanda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Muahaha, ok fix, ok. hhaha, iyah, Mas, mereka juga bercanda, saking akrabnya kami jadi bikin lelucon sendiri. dan bertingkah apa saja, sudah saling tahu. hhaha :D :D

      Hapus
  11. Perang diskon emang kerap terjd ya mas..apalagi mau deker memasukin lebaran kayak gini.. :)

    biasanya waktu belanja kita byk kesita..cz binggung dan ndak puas sama satu depstore aja..

    Masalah ditegur petugas pas ngeshot poto..kasus saya udah nggak keitung mas..
    tapi sih sekrng udah tau sedikit trik nya..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berlomba-lomba naraik pembeli, mas, hhehe. iyah, momen yang mendukung :D.

      Banyak pilihan kadang malah bikin lama, bingung, kayak semuanya diinginkan, hehe.

      Wahhaha, ternyata Mas juga, haha. jadi belajar dari pengalaman yah, Mas, bagi-bagi dong triknya. nguehehe.

      Hapus
    2. hehe...kacih tau ndak ya :D

      Hapus
    3. Kasik tahu saja, Mas. mahahaha, ngarep :D, awas kalau nggak *nodong pakai sapu lidi

      Hapus
  12. diskon besar kalo uang enggak ada ya sama juga ya he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu dia, nyerbet saja (pegang bajunya saja, nggak beli), ehehe.

      Hapus
  13. Fotonya membantu mempromosikan merek dagangnya tuh Cho, masa iya marah :D
    diskon dimana-mana di cari, sepertinya pepatah ada gula ada semut berlaku untuk diskon menjelang momen khusus ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahaha, iyah, Mbak, nggak main sensoran, biasanya tak sensor. tapi kalau bahas topik secara khsus, tak biarkan :D. semoga saja gak ada, hihi. begitu adanya, mbak, hihi. dikerubungi kayak gula, berjumbel, rameee :D

      Hapus
  14. diskon-diskon, ini dia yang ditunggu-tunggu ya mas heehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagi penikmat diskon jadi kesempatan besar, Mas :D :D

      Hapus
  15. Bisa bikin heboh dan kalap belanja bagi yang lapar mata ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau nggak nahan diri, bisa jadi gitu, Bun. niatnya beli satu dua, bisa-bisa pulang lebih yang dibeli :D

      Hapus
  16. harus hati2 juga kalau membeli barang diskon. Salah2 malah merugikan kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah, Mbak, harus jeli juga yah, supaya nggak kecolongan.

      Hapus
  17. Balasan
    1. Hhaha, iyah, Nora. pas di Royal kena jepret dia. eh itu di belakangnya, dekat anak-anak (yang kerudung kuning, tapi agak cream), itu Nisa, nyahaha. coba kemarin ikut, tambah seru, hhahay :D

      Hapus
  18. Masa2 menjelang lebaran sepertinya hampir semua penjual obral diskon. Tapi yang menjadi pertanyaan, apakah rumor klo harga dinaikkan dulu sebelum didiskon itu benar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hampir semua tempat perbelanjaan menerapkan strategi tersebut, Mas. kalau itu di luar konteks yang saya bahas, kalau dipaksakan jawab, bisa bikin cacat bahas ini sendri :P

      Hapus
  19. ko bisa ya mas kebutuhan di bulan puasa lebih banyak, mungkin mau lebaran gitu jadi segala harus punya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya cenderung bertambah, Mas. kalau diperhatikan seperti itu. pengalaman sendiri dan sekitar, hihi. bisa jadi karena itu, kebutuhan yang diperlukan banyak :D

      Hapus
  20. Harus siap-siap beli baju baru nih. Mumpung masih ada diskon :)

    BalasHapus
  21. Balasan
    1. Nyahaha, apakah pemikiran sama soal ini :D, mahaha :P

      Hapus
  22. Ayo di serbu, borong barang barang diskon. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serbu Mas, serbu, hhaha. saya nontonin :D :D

      Hapus
  23. Bulan ramadhan salah satu bulan yang dipenuhi berbagai promo dan diskon tapi nggak nyangka juga kalau zalora ngasih diskonnya sampe segede itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Mas, momen seperti ini banyak di keluarkan diskon. hampir sebagian besar melakukan hal ini. iyah, bikin ngiler :D

      Hapus
  24. diskon banyak itulah yang bikin THR habis :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kalap, bisa jadi gitu, Mbak. harus nahan emosi belanja :D

      Hapus
  25. jatuhnya tetap sama aja Mas,walaupun diskon 70% tapi harganya sudah dipermahal sebelumnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, begitu yah, Mas. mungkin saja yah *ekspresi polos, hihi.

      Hapus
  26. Hahahaha.... pasti malu banget, Sob... Haha.... :))

    Aku kalo foto2 biasanya lihat2 dulu ada satpam atau nggak, hehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malu pakai bingit, Mas. ahahaha :D
      Wih, antisipasi yah, Mas. hihi. saya kedapatan salesnya :D

      Hapus
  27. Iya mas, kalau saya bandingkan juga harga diskon dan harga waktu di hari - hari biasa tak beda jauh. Kalaupun diskon pastinya harganya udah dinaikin. Karena itu merupakan trik para penjual. Maklum sifat alami manusia lihat barang harganya murah dikit langsung kepincut. Nice artikel . . .:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penjual menerapkan strateginya, Mas. hhehe. enaknya sudah ada anggaran (tabungan) khusus untuk keperluan lebaran. jadi pada saat lebaran tiba, tinggal menggunakan uang tersebut. jadinya kerasa tidak begitu habis banyak, hihi.

      Hapus
  28. untuk urusan belanja sih dalam beberapa bulan terakhir ini, kami sekeluarga senannya belanja ONLINE. Kalau urusan DISKON sih biasayanya toko ONLINE agak jarang memberi potongan harga DISKON ini. Paling jarang memamg Kalau pun ada mungkin 10 persen.

    Sedangkan kalau urusan belanja sungguhan di lapangan, belanja di Pasar atau di Mall, saya sekeluarga memang niat membeli barang (baju, atau pakaian) karena memang perlu. Tidak perdulu ada DISKON atau TIDAK, karena memang kami niat untuk membeli. Bagi kami sekeluarga membeli kebutuhan atau keperluan yang penting dan utama bukan karena ada diDISKON. Heiiehiehiehiehihee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih praktis yah, Om Asep. tidak perlu desak-desakan sama pembeli lainnya. hanya modal koneksi, tinggal pilih barang yang diinginkan. kadang malah barang online gak ditemui di tempat perbelanjaan langsung. hhehe.

      Oh begitu, jadi memang karena sudah butuh yah, Om. pas ada diskon, sudah nggak terlalu menghiraukan. soalnya barang yang dibutuhkan sudah dapat, atau pun kalau memang dibutuhkan akan tetap dibeli, berapapun yah. eheheh.

      Hapus
  29. Hehehe iya benar meski dibilangin gak papa, tetap harus dibantu dong kalo kita bertanggung jawab :)
    Asyik, ini job review ya? :)

    Oya met lebaran ya .. insya Allah besok lebaran. Maaf lahir batin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi, iyah, Bun, benar-benar nggak enak soalnya. tupukan spatunya yang roboh banyak, sekalipun dikit, tetap akan tak bantu, bentuk tanggungjawab:)
      Hihih, Bunda nebak nih :D

      InsyaAllah, Mohon maaf lahir dan batin juga yah, Bun ;)

      Hapus
  30. ini yg disukai orang indonesia :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, diburu kalau ada ginian, hihi.

      Hapus